Selasa, 28 Agustus 2012

PLAFON

  1. PENGERTIAN 

     
Selama ini kita mengenal plafond dalam beberapa istilah yang berbeda, misalnya ada yang mengenal plafond dengan sebutan langit – langit atau awing – awing. Dalam sejarah, plafond berasal dari bahasa belanda yang merujuk pada makna garis batas biasanya horizontal antara lantai dengan atap. Plafon adalah bagian dari konstruksi bangunan yang berfungsi sebagai langit-langit bangunan.
  1. MANFAAT & FUNGSI
Pada dasarnya plafon dibuat dengan maksud untuk mencegah cuaca panas atau dingin agar tidak langsung masuk ke dalam rumah setelah melewati atap. Namun demikian dewasa ini plafon tidak lagi hanya sekedar penghambat panas atau dingin, melainkan juga sebagai hiasan yang akan lebih mempercantik interior suatu bangunan. Plafon biasanya dibuat dengan ketinggian tertentu. Namun sebagai variasi ada juga yang dibuat tidak selalu rata. Variasi tersebut dikenal sebagai plafond drop ceiling. Plafon dibuat lebih tinggi dari yang lain.
Bahan plafon sangat banyak ragamnya, dari kayu, multiplek,lembar semen asbes, hardbord, softboard, acoustic tile, particle board, aluminimum, sampai gipsum.Pilihan yang paling murah dan baik adalah papan gipsum, karena perawatannya mudah. Berikut merupakan beberapa keuntungan bila memilih papan gipsum :
  1. Harga jadi untuk 1 m2 terpasang lebih murah dibandingkan denganmemakai triplek.
  2. Bahannya rata, pertemuan antar papan tidak terdapat celah.
  3. Bila terjadi kerusakan pada bagian tertentu, tidak diperlukan pembongkaran total, cukup bagian rusak saja yang dipotong. Lalu,potong papan gypsum yang baru, kemudian tempelkan pada potongan yang rusak tadi dengan menggunakan semen compound (semen pengikat bahan gipsum), pegang sebentar lalu dilepas.
  4. Tahap selanjutnya adalah pemasangan list plafon. Bahan terbuat dari gipsum dengan panjang 2,5 meter. Cara pemasangannya pun menggunakan semen compound.
  5. Untuk finishing plafon, cat yang dipakai adalah cat tembok.
Adapun bebrapa fungsi dari plafond antara lain :
  • Sebagai penutup, instalasi listrik, instalasi plumbing, instalasi AC, dll merupaka contoh jaringan yang umum kita jumpai disetiap bangunan. Agar instalasi – instalasi tersebut tidak tampak berantakan maka kita harus menutupnya. Disinilah salah satu peran plafond sebagai penutup.
  • Sebagai pengikat udara, dalam dunia arsitektur kenyamanan adalah salah satu konsep yang harus dijaga agar penghuni rumah tersebut betah menempati bangunan tersebut. Salah satunya adalah baiknya sirkulasi udara dalam rumah itu sendiri. Kaidah dari ventilasi udara menerangkan bahwa ruangan akan memiliki hawa dan suhu yang sejuk jika posisi bukaannya searah dengan arah angin, mampu mengalirkan udara segar ke dalam bangunan dan mampu membuang udara jenuh ke luar bangunan. Jika pintu dan jendela berfungsi sebagai sirkulasi udara, fungsi plafond justru menahan dan mengikat udara tetap berada di dalam bangunan. Udara yang mengalir ke dalam bangunan akan dialirkan kea tap dan di ikat dalam plafond dengan tujuan udara dalam banguna tersebut akan tetap stabil.
  • Plafon merupakan bagian dari interior yang harus didesain sehingga ruangan menjadi sejuk dan enak dipandang (artistik).
  •  Plafon sebagai batas tinggi suatu ruangan tentunya ketinggian dapat diatur sesuaikan dengan fungsinya ruangan yang ada. 
  • Umpamanya; untuk ruang tamu pada sebuah rumah tinggal cenderung tinggi plafon direndahkan, begitu juga ruang keluarga atau ruang makan, agar mempunyai kesan lebih familier dan bersahabat.
  •  Plafon berfungsi juga sebagai isolasi panas yang datang dari atap atau sebagai penahan perambatan panas dari atap (aluminium foil).
  • Plafon dapat juga sebagai meredam suara air hujan yang jatuh diatas atap, terutama pada penutup atap dari bahan logam.
  • Plafon sebagai finishing (elemen keindahan), mempunyai tempat untuk menggantungkan bola lampu, sedang bagian atasnya untuk meletakkan kabel - kabel listriknya (sparing instalasi).
  • Supaya ruangan di bawah atap selalu tampak bersih dan tidak tampak kayu dari rangka atapnya.
  • Untuk menahan kotoran yang jauh dari bidang atap melalui celah-celah genteng
  • Untuk menahan percikan air, agar seisi ruangan selalu terlindungi
  • Untuk mengurangi panas dari sinar matahari melalui bidang atap.





  1. JENIS PLAFON




Semua bahan untuk jenis plafon rumah merupakan bahan–bahan yang baik dan berkualitas. Tinggal anda saja yang menentukan bahan yang mana yang cocok sesuai dengan desain interior plafon diinginkan.
Sebelum memilih model dan bahan dasar plafon rumah yang akan Anda pakai dalam desain nantinya, ada baiknya Anda mempelajari keunggulan dan kelemahan dari  tiap jenis plafon tersebut.
  1. Plafon Tripleks
Plafon berbahan tripleks merupakan  jenis penutup plafon yang sering dipakai. Ukuran tripleks dipasaran adalah 122 cm x 244 cm dengan ketebalan 3 mm, 4 mm dan 6 mm. Pemasangan plafon ini dapat dipasang lembaran tanpa dipotong-potong maupun dapat dibagi menjadi empat bagian supaya lebih mudah dalam penataan dan pemasangannya. Rangka plafon dapat menggunakan kasau 4/6 atau 5/7 dengan ukuran rangka kayu 60 cm x 60 cm.
Keunggulan jenis plafon tripleks proses pengerjaannya lebih mudah dan dapat dilakukan oleh tukang kayu sehingga Anda tidak kesulitan dalam pengerjaannya. Material tripleks mudah didapatkan di pasaran dengan harga yang relatif murah dan bahan yang ringan memudahkan pengguna  dalam perbaikan apabila terjadi kerusakan untuk menggantinya.
Kelemahan bahan tripleks tidak tahan terhadap api sehingga mudah terbakar dan apabila sering terkena air atau rembesan maka akan mudah rusak.
  1. Plafon Eternit atau Asbes
Dalam pasaran ukuran plafon eternit  adalah 1.00 m x 1.00 m dan 0.50 m x 1.00 m. Cara pemasangan pun sama dengan plafon tripleks. Anda dapat menggunakan kasau 4/6 atau 5/7 dengan ukuran rangka kayu 60 cm x 60 cm untuk rangka plafon.
Keunggulannya selain mudah didapat dipasaran, proses pengerjaan pun mudah sehingga tidak menemui kendala. Bahannya yang ringan memudahkan pengguna untuk dapat mengganti apabila terjadi kerusakan.
Kelemahan bahan dari eternit atau asbes tidak tahan terhadap goncangan dan benturan sehingga harus berhati-hati dalam proses pemasangan plafon supaya tidak patah atau retak.
  1. Plafon Fiber
Saat ini plafon fiber sudah banyak digunakan. Dalam aplikasi untuk plafon rumah menggunakan papan GRC (Glassfiber Reinforced Cement Board). Harganya relatif murah dibandingkan dengan tripleks. GRC Board mempunyai ukuran 60 cm x 120 cm dengan ketebalan standar 4 mm. Rangka plafon dapat mengunakan kasau 4/6 atau 5/7 maupun besi hollow 40 mm x 40 mm.
Keunggulan plafon GRC tahan terhadap api dan air, lebih kuat, ringan dan luwes. Proses pengerjaanya cukup mudah.
Kelemahan sama dengan plafon eternit atau asbes tak tahan benturan. Material GRC di beberapa drah masih jarang di jumpai.
  1. Plafon Gypsum
Plafon gypsum salah satu jenis plafon yang sudah banyak digunakan pula untuk penutup plafon. Ukuran untuk plafon adalah 122 cm x 244 cm. Untuk rangka seperti GRC Board anda dapat menggunakan kasau maupun besi hollow.
Keunggulan, pada saat terpasang plafon gypsum memiliki permukaan yang terlihat tanpa sambungan sehingga banyak diminati masyarakat. Proses pengerjaanya pun lebih cepat. Mudah diperoleh, diperbaiki serta diganti.
Kelemahan, tidak tahan terhadap air sehingga mudah rusak ketika terkena air atau rembesan air. Tidak semua tukang dapat mengerjakannya, perlu keahlian khusus.
  1. Plafon Akustik
Plafon akustik solusi bagi Anda yang merencanakan sebuah ruangan yang dapat meredam kebisingan. Karena plafon akustik merupakan plafon yang tahan terhadap batas ambang kebisingan tertentu. Ukuran yang tersedia adalah 60 cm x 60 cm dan 60 cm x 120 cm. Plafon akustik dapat dipasang dengan rangka kayu atau bahan metal pabrikan yang sudah jadi.
Keunggulan, dapat meredam suara sehingga untuk kebutuhan ruangan tertentu banyak dipakai oleh masyarakat. Bobotnya relatif ringan sehingga mudah untuk perbaikan atau diganti dan proses pengerjaannya cepat.
Kelemahan, tidak tahan air dan di daerah tertentu masih jarang dijumpai serta harganya relatif lebih mahal.












  1. PERAWATAN PLAFON






















Partisi Gypsum biasa digunakan mulai dari rumah sederhana sampai rumah mewah. Selain itu, bahan gypsum bisa membuat plafond partisi rumah menjadi lebih indah. Harga gypsum (gipsum) pun relatif bersaing bila dibandingkan dengan jenis bahan lain dengan fungsi yang sama. Kelebihan dari gypsum juga lebih fleksibel untuk dibentuk sesuai dengan keinginan perancang, selain memiliki daya tahan dan tingkat stabilitas tinggi. Penggunaan plafond partisi gypsum (gipsum) sangat cocok untuk memperindah tampilan awal dari interior bangunan. Tak heran kalau plafond partisi gypsum (gipsum) semakin diminati. Namun material gypsum sebagai bahan dasar plafond memiliki kelemahan yakni tidak tahan terhadap air. Dan bila terjadi rembesan air dari atap mengenai plafond partisi gypsum, permukaan gipsum akan terdapat bercak bekas rembesan air dan kotor.
Namun hal tersebut tidakkan menjadi masalah. Caranya biasanya dipotong bagian plafond partisi gipsum yang terkena/ada noda air kemudian ditambal dengan kompon dan di dempul sampai permukaan partisi gypsum rata kemudian bersihkan seluruh bagian partisi gypsum yang diperbaiki dari debu menggunakan spon basah yang telah diperas dan biarkan mengering sampai kurang lebih 24 jam. Lakukan pengamplasan sampai permukaan partisi gypsum halus dan bersihkan kembali dari debu agar bisa di cat ulang sesuai dengan warna dasarnya agar partisi gypsum menjadi cantik kembali.

CARA PERBAIKAN GYPSUM YANG BERLUBANG

Papan Gypsum sangat umum digunakan sebagai dinding, penutup dinding, dan partisi ruangan, dalam penggunaannya papan gypsum sering kali mengalami berbagai kerusakan sehingga di perlukan perbaikan. Dalam Memperbaiki papan gypsum kuncinya adalah memastikan papan gypsum menyatu dengan dinding gypsum sekitarnya. Untuk memperbaiki kerusakan papan gypsum tersebut ada beberapa hal yang harus di perhatikan dari model kerusakannya seperti sebagai berikut.
Perbaikan Papan Gypsum yang Penyok
Perbaikan pada papan gypsum yang penyok tidak terlalu sulit. Tergantung pada separah apa penyoknya. Hal pertama yang perlu Anda lakukan ketika memperbaiki dinding gypsum penyok gunakan join compound untuk mengisi daerah penyok sehingga halus.
Anda harus membiarkan lapisan pertama join compound kering dan sebelum mengoleskan lapisan kedua dari join compound. Hal ini harus dilakukan lapis demi lapis sampai daerah benar-benar terisi Setelah bagian yang penyok terisi. Pastikan untuk tidak sampai kering. Setelah itu diampelas sampai halus sehingga papan gypsum terlihat padat dan menyerupai permukaan yang tidak rusak maka dicat dengan warna yang sama.
Perbaikan Papan Gypsum yang Berlubang
Tergantung pada ukuran lubang, perbaikan papan gipsum di perhatikan juga dari besarnya lubang yang menimbulkan kerusakan
Lubang Kecil
Untuk kerusakan papan gypsum dengan lubang kecil, pastikan lubang bersih. lubang harus di sikat bersih dan buang semua partikel keluar dari lubang. Setelah lubang bersih, lembapkan itu. Anda akan membutuhkan plester untuk menambal atau jenis lain compound. Menggunakan pisau dempul, lubang dapat diisi dengan gypsum atau compound pilihan. Setelah pengisi kering, amplas permukaan papan gypsum yang telah di tambal dan pastikan permukaan tersebut sama rata dengan sekitarnya.
Lubang Besar
Perbaikan lubang yang lebih besar sedikit lebih sulit. Pertama, bagian dari papan dinding gypsum yang perlu diperbaiki harus dipotong sedikit lebih dalam. bagian yang rusak di potong menggunakan pisau khusus. Kemudian bongkar potongan dengan menggunakan sebuah prybar. Anda harus berhati-hati saat mengangkat/memindahkan dan menempelkan papan gipsum baru. Untuk mencegah konsleting akibat kabel listrik di balik dinding putus, matikan listrik sebelum instalasi.
Lapisi bagian yang papan gypsum yang telah di potong tersebut dengan potongan gypsum yang sudah di siapkan untuk menutupi daerah yang akan di ganti. berikan compound pada pematas lapisan dan pinggiran gypsum penambal dan ditekan agar permukaan gypsum penambal rata dengan area sekitarnya dan biarkan sampai kering setelah itu barulah di lakukan pengamplasan pada daerah batas antar gypsum agar menjadi halus dan rapih seolah-olah tidak ada tambalan. Papan gypsum siap untuk di cat dan tampak cantik kembali
Perbaikan papan gipsum tidaklah sulit. Dengan sedikit pengetahuan dan alat yang ada , Anda dapat memperbaiki kerusakan dalam waktu singkat.

0 komentar:

Poskan Komentar

 
;